Friday, June 10, 2022

Demonstrasi Kontekstual Modul 3.3

PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

  

Yuni Astuti Dewi Wulandari

CGP Angkatan 4 Kota Semarang

 

Rancangan Program yang Berdampak pada Murid

Pada kesempatan ini saya merencanakan program TURI TUSIA (Satu Murid Satu Puisi Akrostik). Saya memilih Puisi Akrostik karena bisa menggunakan nama para murid sendiri sebagai awalan kalimat merangkai pusi, dengan tema sekolah dan pendidikan. Kebetulan saat ini tanggal 10 Juni 2022 para siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 23 Semarang telah selesai melaksanakan kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) semester genap TA 2021/2022.  Kemudian Minggu depan agenda Class Meeting, sehingga saya bisa menggunakan waktu tersebut untuk melaksanakan program ini.

Visi program yang selaras dengan visi sekolah yaitu Berkarakter, Berprestasi, dan Berwawasan Lingkungan. Khususnya menumbuhkan karakter dan potensi positif pada diri murid.

Tujuan program ini adalah siswa memiliki dan mampu menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri, dalam kegiatan merangkai puisi Akrostik. Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis. Artinya adalah sajak yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah. Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris. Pada kesempatan ini satu murid membuat satu puisi Akrostik dari rangkaian abjad namanya dengan tema sekolah atau pendidikan, itulah mengapa saya sebut program TURI TUSIA (Satu Murid Satu Puisi Akrostik). Dengan mengusung tema sekolah atau pendidikan menjadi tema bagi murid merangkai puisi, adapun jika murid membawa tema sekolah, bisa dituangkan seperti apa kehidupan sekolah bahkan luapan perasaan mereka tentang sekolah, sehingga bisa menjadi bahan refleksi para guru di SMP Negeri 23 Semarang dalam mengelola program ataupun meningkatkan kulaitas pembelajaran. Jika murid membawakan tema pendidikan, disitu menjadi ajang kreatifitas murid berimajinasi wujud, bentuk, dan gambaran sebuah harapan mereka di dunia pendidikan demi menyongsong masa depan dan meraih cita-cita.

 

Tahapan 5D/ BAGJA

1.     Buat Pertanyaan

Bagaimana menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan Literasi saat Class Meeting?

Bagaimana cara murid mengumpulkan karya program TURI TUSIA saat Class Meeting?

Apa hambatan yang kemungkinan terjadi pada program TURI TUSIA saat Class Meeting?

2.      Ambil Pelajaran

Siswa yang mampu menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri dalam program TURI TUSIA akan merasakan betapa pentingnya mengekspresikan gagasan dan ide dalam bentuk puisi Akrostik.

3.      Gali Mimpi

Siswa memanfaatkan sebagian waktunya pada Class Meeting untuk menulis Puisi Akrostik tema sekolah dan pendidikan, serta berkelanjutan sebagai budaya positif terutama pada ketrampilan Literasi (membaca dan menulis).

4.      Jabarkan Rencana

Siswa diberikan informasi program TURI TUSIA menulis Puisi Akrostik tema sekolah dan pendidikan saat Class Meeting semester Genap TA 2021/2022, mengirimkan hasil karya pada link Google Form yang disediakan. Kemudian berlanjut bisa dilaksanakan secara rutin pada momen Literasi dengan berganti tema agar murid bertambah kreatifitasnya. Dengan demikian program TURI TUSIA menjadi ajang bergengsi internal sekolah untuk menumbuhkan ketrampilan Literasi dan bahan refleksi diri.

5.      Atur Eksekusi

Pelaksanaan program TURI TUSIA pada Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022 pada hari Senin s.d Jumat tanggal 13 - 17 Juni 2022 untuk Tahap I. Bisa diperpanjang dalam penerimaan hasil karya sampai Penerimaan Hasil Belajar dan Liburan Semester untuk Tahap II. Sehingga pelaksanaan program TURI TUSIA selama 2 minggu. 

Penanggungjawab program TURI TUSIA adalah Kepala Sekolah (bapak Anwar Kumaidi, S.Pd, M.Pd.), pembina adalah Wakil kepala sekolah bidang I yang sekaligus ketua Tim Literasi (ibu Titik Lestariningsih, S.Pd). Ketua pelaksanan adalah saya sendiri sebagai inisiator (Yuni Astuti D.W., S.Pd., M.Pd.), serta Tim kolaborasi adalah Penilai PKG (Dra. Mufattichah) serta Wali Kelas sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan murid.

Rencana Monitoring, Evaluasi, Pembelajaran, dan Pelaporan 

(Monitoring, Evaluation, Learning, and Reporting)

a.      Pertanyaan Kunci

Pertanyaan Kunci

Evaluasi Program

(Diisi dengan pertanyaan utama yang menjadi tujuan evaluasi)

    Bagaimana menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan Literasi saat Class Meeting?

    Bagaimana cara murid mengirimkan karya TURI TUSIA saat Class Meeting?

       Apa hambatan yang kemungkinan terjadi pada program TURI TUSIA saat Class Meeting?

 

b.      Fokus Monitoring

Fokus Monitoring

Pertimbangan Pemilihan

Pertanyaan Utama Monitoring

Diisi dengan pilihan aktifitas atau tujuan antara program (outcomes) yang akan dipantau/ dimonitor sepanjang pelaksanaan program, hal ini yang akan digunakan sebagai data untuk evaluasi program.

Diisi dengan alasan pemilihan aktifitas atau tujuan antara (outcomes) program.

Diisi dengan pertanyaan untuk menggali fokus monitoring yang berpengaruh pada tujuan program.

Momen Class Meeting semester genap TA 2021/2022.

Untuk saat ini memaksimalkan waktu pada saat Class Meeting dengan kegiatan Literasi, yaitu satu murid menulis satu puisi Akrostik bertema sekolah dan pendidikan.

Bagaimana murid mengumpulkan karya Puisi Akrostiknya?

 

c.       Metode Penggalian Data

Pertanyaan Monitoring

Sumber Informasi

Metode

Kapan/ Bagaimana

Diisi dengan pertanyaan utama monitoring

Diisi dengan pihak/ aktor yang berkaitan dengan pertanyaan monitoring.

Diisi dengan metode untuk penggalian data kepada sumber informasi.

Contoh: kajian evaluasi, observasi, wawancara, kuesioner/ survey

Diisi dengan waktu penggalian informasi.

Bagaimana menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan Literasi saat Class Meeting?

 

Bagaimana cara murid mengirimkan karya TURI TUSIA saat Class Meeting?

 

Apa hambatan yang kemungkinan terjadi pada program TURI TUSIA saat Class Meeting?

Guru, Murid

Wawancara langsung dan Google Form

Setelah selesai kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAT), hingga saat Class Meeting.

 

d.      Strategi Pengolahan Data

Pertanyaan Monitoring

Data yang Terkumpul

Kesimpulan

Catatan Khusus, Pengecualian, dll

Diisi dengan pertanyaan monitoring dan pertanyaan tambahan tentang tim pengelola program.

Diisi dengan data dan informasi yang menjawab pertanyaan monitoring tersebut, dari berbagai metode.

Diisi dengan kesimpulan yang dapat ditarik untuk menjawab pertanyaan monitoring dari data dan informasi yang ada pada kolom kedua.

Bila ada catatan khusus yang memberikan nuansa atas kesimpulan yang ditarik, catat di kolom ini.

Bagaimana murid mengumpulkan karya Puisi Akrostiknya?

Google Form

Demi efisiensi waktu dan mengurangi penggunaan kertas, murid bisa mengumpulkan karya melalui link Google Form yang disediakan.

Program ini terbuka untuk semua murid kelas VII dan VIII SMP Negeri 23 Semarang.

 

e.       Pembelajaran Program

Faktor Pendukung Pelaksanaan Program

Faktor Penghambat Pelaksanaan Program

Pembelajaran

Diisi dengan hal-hal yang mendukung keberhasilan program

Diisi dengan hal-hal yang menghambat pencapaian program

Diisi dengan hasil refleksi dan temuan signifikan selama pelaksana program

Momen yang tepat mengekspresikan diri, yaitu saat Class Meeting.

Bagi murid menulis puisi akan menjadi tantangan tersendiri.

Karya murid menjadi kajian refleksi sekolah dan bahan diskusi peningkatan pendidikan, khususnya di SMP Negeri 23 Semarang.

 

Akan muncul murid-murid yang mempunyai bibit jiwa seni, sehingga bisa didampingi dan dikembangkan bakatnya pada dunia sastra.

 

f.       Pelaporan Program (Dilengkapi setelah Pelaksanaan Program)

LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM

Gambaran Umum Program :

TURI TUSIA (Satu Murid Satu Puisi Akrostik)

 

Deskripsi Pelaksanaan Program : Program ini terbuka untuk semua murid kelas VII dan VIII SMP Negeri 23 Semarang.

Waktu pelaksanaan : Saat Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022

Strategi Pelaksanaan Program

Faktor Pendukung dan Penghambat Program, Faktor Pendukung

Hasil Pelaksanaan Program

Evaluasi Program

Pembelajaran Program

Fakta (Fact)

Perasaan (Feeling)

Temuan (Finding)

Masa Depan (Future)

 

Pelibatan Orang Tua dan Komunitas

Orangtua dan komunitas memiliki keterlibatan secara langsung dalam kegiatan TURI TUSIA ini, mengingat program ini menjadi bagian dari kegiatan Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022 SMP Negeri 23 Semarang. Motivasi dan pengawasan dari guru, wali kelas, orang tua / wali murid, dan komunitas sangat menentukan keberhasilan program.

Durasi program yang berkisar selama satu minggu.Tentunya kurang cukup untuk melakukan program tersebut. Program ini pun akan terus berlanjut agar bermanfaat sepanjang waktu dan mampu menjadi wadah kreatifitas siswa, khususnya ketrampilan Literasi.


Flyer Gebyar Literasi "TURI TUSIA"

No comments:

Post a Comment