PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID
Yuni
Astuti Dewi Wulandari
CGP
Angkatan 4 Kota Semarang
Rancangan
Program yang Berdampak pada Murid
Pada kesempatan ini saya
merencanakan program TURI TUSIA (Satu Murid Satu Puisi Akrostik). Saya memilih
Puisi Akrostik karena bisa menggunakan nama para murid sendiri sebagai awalan
kalimat merangkai pusi, dengan tema sekolah dan pendidikan. Kebetulan saat ini
tanggal 10 Juni 2022 para siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 23 Semarang telah
selesai melaksanakan kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) semester genap TA
2021/2022. Kemudian Minggu depan agenda
Class Meeting, sehingga saya bisa menggunakan waktu tersebut untuk melaksanakan
program ini.
Visi program yang selaras
dengan visi sekolah yaitu Berkarakter, Berprestasi, dan Berwawasan Lingkungan.
Khususnya menumbuhkan karakter dan potensi positif pada diri murid.
Tujuan
program ini adalah siswa memiliki dan mampu menumbuhkan karakter kreatif,
bernalar kritis, dan mandiri, dalam kegiatan merangkai puisi Akrostik. Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis. Artinya adalah sajak yang huruf awal dari
setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke
bawah. Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang
membentuk sebuah kalimat di awal baris. Pada kesempatan ini satu murid membuat
satu puisi Akrostik dari rangkaian abjad namanya dengan tema sekolah atau pendidikan,
itulah mengapa saya sebut program TURI TUSIA (Satu Murid Satu Puisi Akrostik). Dengan
mengusung tema sekolah atau pendidikan menjadi tema bagi murid merangkai puisi,
adapun jika murid membawa tema sekolah, bisa dituangkan seperti apa kehidupan
sekolah bahkan luapan perasaan mereka tentang sekolah, sehingga bisa menjadi
bahan refleksi para guru di SMP Negeri 23 Semarang dalam mengelola program
ataupun meningkatkan kulaitas pembelajaran. Jika murid membawakan tema
pendidikan, disitu menjadi ajang kreatifitas murid berimajinasi wujud, bentuk,
dan gambaran sebuah harapan mereka di dunia pendidikan demi menyongsong masa
depan dan meraih cita-cita.
Tahapan
5D/ BAGJA
1. Buat Pertanyaan
Bagaimana
menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan
Literasi saat Class Meeting?
Bagaimana cara murid mengumpulkan karya program TURI TUSIA saat Class Meeting?
Apa hambatan yang kemungkinan terjadi pada program TURI TUSIA saat Class Meeting?
2.
Ambil Pelajaran
Siswa
yang mampu menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri dalam program
TURI TUSIA akan merasakan betapa pentingnya mengekspresikan gagasan dan ide
dalam bentuk puisi Akrostik.
3.
Gali Mimpi
Siswa
memanfaatkan sebagian waktunya pada Class Meeting untuk menulis Puisi Akrostik
tema sekolah dan pendidikan, serta berkelanjutan sebagai budaya positif
terutama pada ketrampilan Literasi (membaca dan menulis).
4.
Jabarkan Rencana
Siswa diberikan informasi program TURI TUSIA menulis Puisi Akrostik tema sekolah dan pendidikan saat Class Meeting semester
Genap TA 2021/2022, mengirimkan hasil karya pada link Google Form yang disediakan. Kemudian berlanjut bisa dilaksanakan secara rutin pada
momen Literasi dengan berganti tema agar murid bertambah kreatifitasnya. Dengan
demikian program TURI TUSIA menjadi ajang bergengsi internal sekolah untuk menumbuhkan ketrampilan Literasi dan bahan refleksi diri.
5.
Atur Eksekusi
Pelaksanaan program TURI TUSIA pada Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022 pada hari Senin s.d Jumat tanggal 13 - 17 Juni 2022 untuk Tahap I. Bisa diperpanjang dalam penerimaan hasil karya sampai Penerimaan Hasil Belajar dan Liburan Semester untuk Tahap II. Sehingga pelaksanaan program TURI TUSIA selama 2 minggu.
Penanggungjawab
program TURI TUSIA adalah Kepala Sekolah (bapak Anwar Kumaidi, S.Pd, M.Pd.), pembina
adalah Wakil kepala sekolah bidang I yang sekaligus ketua Tim Literasi (ibu
Titik Lestariningsih, S.Pd). Ketua pelaksanan adalah saya sendiri sebagai
inisiator (Yuni Astuti D.W., S.Pd., M.Pd.), serta Tim kolaborasi adalah Penilai
PKG (Dra. Mufattichah) serta Wali Kelas sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan murid.
Rencana Monitoring, Evaluasi, Pembelajaran, dan Pelaporan
(Monitoring,
Evaluation, Learning, and Reporting)
a. Pertanyaan Kunci
|
Pertanyaan Kunci Evaluasi Program (Diisi dengan
pertanyaan utama yang menjadi tujuan evaluasi) |
Bagaimana menumbuhkan karakter kreatif, bernalar
kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan Literasi saat Class Meeting? Bagaimana cara murid mengirimkan karya TURI TUSIA
saat Class Meeting? Apa hambatan yang kemungkinan terjadi pada program
TURI TUSIA saat Class Meeting? |
b. Fokus Monitoring
|
Fokus Monitoring |
Pertimbangan Pemilihan |
Pertanyaan Utama Monitoring |
|
Diisi dengan
pilihan aktifitas atau tujuan antara program (outcomes) yang akan dipantau/
dimonitor sepanjang pelaksanaan program, hal ini yang akan digunakan sebagai
data untuk evaluasi program. |
Diisi dengan
alasan pemilihan aktifitas atau tujuan antara (outcomes) program. |
Diisi dengan
pertanyaan untuk menggali fokus monitoring yang berpengaruh pada tujuan
program. |
|
Momen Class
Meeting semester genap TA 2021/2022. |
Untuk saat ini memaksimalkan
waktu pada saat Class Meeting dengan kegiatan Literasi, yaitu satu murid menulis
satu puisi Akrostik bertema sekolah dan pendidikan. |
Bagaimana murid
mengumpulkan karya Puisi Akrostiknya? |
c. Metode Penggalian Data
|
Pertanyaan Monitoring |
Sumber Informasi |
Metode |
Kapan/ Bagaimana |
|
Diisi dengan
pertanyaan utama monitoring |
Diisi dengan
pihak/ aktor yang berkaitan dengan pertanyaan monitoring. |
Diisi dengan
metode untuk penggalian data kepada sumber informasi. Contoh: kajian
evaluasi, observasi, wawancara, kuesioner/ survey |
Diisi dengan
waktu penggalian informasi. |
|
Bagaimana
menumbuhkan karakter kreatif, bernalar kritis, dan mandiri murid pada ketrampilan
Literasi saat Class Meeting? Bagaimana
cara murid mengirimkan karya TURI TUSIA saat Class Meeting? Apa
hambatan yang kemungkinan terjadi pada program TURI TUSIA saat Class Meeting? |
Guru, Murid |
Wawancara
langsung dan Google Form |
Setelah selesai
kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAT), hingga saat Class Meeting. |
d. Strategi Pengolahan Data
|
Pertanyaan Monitoring |
Data yang Terkumpul |
Kesimpulan |
Catatan Khusus, Pengecualian, dll |
|
Diisi dengan
pertanyaan monitoring dan pertanyaan tambahan tentang tim pengelola program. |
Diisi dengan
data dan informasi yang menjawab pertanyaan monitoring tersebut, dari
berbagai metode. |
Diisi dengan
kesimpulan yang dapat ditarik untuk menjawab pertanyaan monitoring dari data
dan informasi yang ada pada kolom kedua. |
Bila ada catatan
khusus yang memberikan nuansa atas kesimpulan yang ditarik, catat di kolom
ini. |
|
Bagaimana murid
mengumpulkan karya Puisi Akrostiknya? |
Google Form |
Demi efisiensi
waktu dan mengurangi penggunaan kertas, murid bisa mengumpulkan karya melalui
link Google Form yang disediakan. |
Program ini
terbuka untuk semua murid kelas VII dan VIII SMP Negeri 23 Semarang. |
e. Pembelajaran Program
|
Faktor Pendukung Pelaksanaan Program |
Faktor Penghambat Pelaksanaan Program |
Pembelajaran |
|
Diisi dengan
hal-hal yang mendukung keberhasilan program |
Diisi dengan
hal-hal yang menghambat pencapaian program |
Diisi dengan
hasil refleksi dan temuan signifikan selama pelaksana program |
|
Momen yang tepat
mengekspresikan diri, yaitu saat Class Meeting. |
Bagi murid menulis
puisi akan menjadi tantangan tersendiri. |
Karya murid
menjadi kajian refleksi sekolah dan bahan diskusi peningkatan pendidikan,
khususnya di SMP Negeri 23 Semarang. Akan muncul
murid-murid yang mempunyai bibit jiwa seni, sehingga bisa didampingi dan
dikembangkan bakatnya pada dunia sastra. |
f. Pelaporan Program (Dilengkapi setelah Pelaksanaan Program)
|
LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM |
|
Gambaran Umum
Program : TURI TUSIA (Satu
Murid Satu Puisi Akrostik) |
|
Deskripsi
Pelaksanaan Program : Program ini terbuka untuk semua murid kelas VII dan
VIII SMP Negeri 23 Semarang. Waktu pelaksanaan
: Saat Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022 Strategi
Pelaksanaan Program Faktor Pendukung
dan Penghambat Program, Faktor Pendukung Hasil
Pelaksanaan Program |
|
Evaluasi Program |
|
Pembelajaran
Program Fakta (Fact) Perasaan
(Feeling) Temuan (Finding) Masa Depan
(Future) |
Pelibatan
Orang Tua dan Komunitas
Orangtua dan komunitas
memiliki keterlibatan secara langsung dalam kegiatan TURI TUSIA ini, mengingat
program ini menjadi bagian dari kegiatan Class Meeting Semester Genap TA 2021/2022
SMP Negeri 23 Semarang. Motivasi dan pengawasan dari guru, wali kelas, orang
tua / wali murid, dan komunitas sangat menentukan keberhasilan program.
Durasi program yang berkisar
selama satu minggu.Tentunya kurang cukup untuk melakukan program tersebut.
Program ini pun akan terus berlanjut agar bermanfaat sepanjang waktu dan mampu menjadi
wadah kreatifitas siswa, khususnya ketrampilan Literasi.

No comments:
Post a Comment